简体版 繁體版 English
Masuk Daftar

contoh kalimat peanut allergy

"peanut allergy" terjemahan bahasa Indonesia  
ContohHandphone
  • It's like a peanut allergy, like... an emotional peanut allergy.
    Rasanya seperti... Seperti aIergi kacang. Seperti
  • It's like a peanut allergy, like... an emotional peanut allergy.
    Rasanya seperti... Seperti aIergi kacang. Seperti
  • Told you I had a peanut allergy.
    Aku bilang padamu aku punya alergi terhadap kacang.
  • Why the sudden up tick in peanut allergies?
    Kenapa tiba-tiba gatal saat alergi kacang?
  • It is not recommended in people with peanut allergies.
    Obat ini tidak disarankan untuk orang yang mengidap alergi kacang.
  • In "Party Animal", she is shown to have a peanut allergy.
    Pada episode "Party Animal", ditemukan ia alergi pada kacang.
  • Mr. Harrington has a peanut allergy!
    Tuan Harrington Alergi terhadap kacang!
  • This technique has been tested on infants to prevent peanut allergies.
    Teknik ini telah diuji pada bayi untuk mencegah alergi kacang.
  • He had a peanut allergy.
    Dia punya alergi kacang.
  • In the United States, peanut allergy is present in 0.6% of the population.
    Di Amerika Serikat, alergi kacang tanah dialami oleh 0,6% populasi.
  • First Peanut Allergy Therapy Supported by US Regulators
    Terapi Alergi Kacang Pertama Didukung oleh Regulator AS
  • What causes a person with a peanut allergy?
    Apa yang menyebabkan seseorang mengalami alergi kacang?
  • But at the last potluck, did I hear you say that Wally has a peanut allergy?
    Tapi sebelumnya, apa aku mendengar kau mengatakan bahwa Wally alergi pada kacang?
  • We don't know that princess is gonna have the same little peanut allergy as Daddy, do we?
    Kita masih belum tahu, apakah putri kecil ini memiliki alergi yang sama dengan Ayahnya, bukan?
  • Individuals with a peanut allergy should not use this substance as it contains Arachis oil which is obtained from peanuts.
    Individu dengan alergi kacang sebaiknya tidak menggunakan zat ini karena mengandung minyak Arachis yang diperoleh dari kacang.
  • Although peanut allergies are notorious for their severity, peanut allergies are not the most common food allergy in adults or children.
    Meskipun alergi terhadap kacang tanah terkenal karena tingkat beratnya, tetapi alergi kacang tanah bukanlah penyebab utama alergi pada dewasa dan anak-anak.
  • Although peanut allergies are notorious for their severity, peanut allergies are not the most common food allergy in adults or children.
    Meskipun alergi terhadap kacang tanah terkenal karena tingkat beratnya, tetapi alergi kacang tanah bukanlah penyebab utama alergi pada dewasa dan anak-anak.
  • Using this number as a general average, which is extremely generous, it is interesting to note that twice as many people die from peanut allergies a year than from terrorist acts.
    memakai angka ini sebagai perwakilan, sangat menarik untuk mencatat dari angka tadi lebih banyak dua kali lipat jumlah... orang yang mati karena alergi kacang dalam setahun daripada aksi teroris.
  • A US Food and Drug Administration advisory panel on Friday recommended approving the first peanut allergy therapy, which affects more than 1,6 million children in the United States, despite raising concerns about the risk of severe allergic reactions. ..
    Panel penasehat Administrasi Makanan dan Obat-obatan AS pada hari Jumat merekomendasikan menyetujui terapi alergi kacang pertama, yang mempengaruhi lebih dari 1,6 juta anak-anak di Amerika Serikat, meskipun meningkatkan kekhawatiran tentang risiko reaksi alergi parah. ..
  • Well, in people with peanut allergies, the immune system is wrong in identifying the protein in nuts. The immune system thinks the protein in nuts as a dangerous foreign substance. Thus, the body will cause excessive reactions and release chemicals (such as histamine) into the blood.
    Nah, pada orang dengan alahan kacang, sistem kekebalan tubuh adalah salah dalam mengenal pasti protein dalam kacang. Sistem imun berfikir protein dalam kacang sebagai bahan asing berbahaya. Oleh itu, tubuh akan menyebabkan reaksi berlebihan dan melepaskan bahan kimia (seperti histamin) ke dalam darah.